XtGem Forum catalog



Dongeng  |Fabel  |Fairytale |About me

Orang Kayo Hitam


dongeng dari Jambi

Dalam perjalanan yang panjang itu akhirnya
Orang Kayo Hitam sampai di sebuah wilayah
yang di sebut Temenggung Merah Mato. Di
namai Temenggung Merah Mato sebab penguasa
daerah itu di panggil sesuai dengan nama daerah
wilayah kekuasaannya. Temenggung Merah Mato
memiliki seorang putri yang bernama Putri
Mayang Mangurai. Putri ini sangat cantik dan
memiliki rambut yang sangat indah. Ternyata
rambut yang dijumpai oleh Orang Kayo Hitam
adalah rambut milik Putri Mayang Mangurai.
Kemudian Orang Kayo Hitampun menyampaikan
maksudnya untuk mempersunting Putri Mayang
Mangurai menjadi istrinya. Namun ternyata putri
itu mengajukan syarat kepada Orang Kayo Hitam.
Putri meminta Orang Kayo Hitam untuk
mengalahkan pengawal pribadinya.
Setelah melewati pertempuran yang menguras
tenaga, Orang Kayo Hitam dapat mengalahkan
pengawal pribadi Putri Mayang. Sebagai
hadiahnya Orang Kayo Hitam minta segera
dinikahkan oleh sang putri. Tapi ternyata putri
kembali mengajukan beberapa syarat lagi. Orang
Kayo Hitam memutuskan untuk pergi ke Pulau
Jawa guna memenuhi semua syarat yang
diajukan sang putri. Setelah menemui berbagai
kesulitan, keempat permintaan Putri Mayang
Mangurai dapat dipenuhi oleh Orang Kayo Hitam.
Putri merasa senang sekali karena ternyata calon
suaminya adalah orang yang memiliki tekad yang
kuat dan tidak pantang menyerah.
Atas ijin ayahnya, menikahlah Putri Mayang
Mangurai dengan Orang Kayo Hitam. Sebagai
hadiah pernikahan pasangan pengantin ini
diberikan sebuah sampan yang benama Kajang
Lako dan sepasang angsa putih yang cantik. Sang
ayah kemudian berpesan kepada mereka berdua
agar pergi berlayar di temani dua angsa tersebut.
Temenggung Merah Mato berpesan agar mereka
berlayar ke wilayah Sungai Batanghari dan apabila
dua angsa tersebut berhenti disuatu wilayah
hingga dua hari, maka di tempat itulah mereka
akan tinggal. Setelah menyusuri Sungai
Batanghari, kedua angsa itu berhenti dan
menginap. Maka di situlah sepasang pengantin ini
hidup dan beranak pinak. Orang Kayo Hitam
melihat di sekitar Sungai Batanghari itu banyak
sekali di tumbuhi pohon pinang. Oleh karena itu
Orang Kayo Hitam menamai daerah itu dengan
nama Jambi dan kemudian menjadi pusat
pemerintahan. Dalam bahasa jawa Pinang di
sebut jambe. Orang Kayo Hitam mendirikan
kerajaan yang secara turun temurun di kerajaan
di jambi di kuasai oleh anak-anak Orang Kayo
Hitam.


stats : 312

C-STAT *
*

© Xtiar 2013